Kaos Leak Yang Tidak Menyeramkan

Kaos leak ini merupakan kelanjutan dari kaos barong yang pertama, merasa sukses dengan konsep kaos barong penuh warna stabilo membuat kami yakin bahwa ide seperti ini sangat dinikmati oleh penyuka kaos baik pasar lokal maupun internasional. Untuk itulah di seri selanjutnya kami memilih LEAK yang secara mitologi masih berhubungan erat dengan barong.

Dalam mitologi Balo, leak adalah seorang penyihir (awalnya wanita janda atau rangda) jahat yang digambarkan dengan sangat mengerikan. Matanya melotot, taringnya tajam dan panjang, kemudian lidahya menjulur keluar dan sangat panjang. Rambut acak-acakan dan panjang, dan yang paling mengerikan leak ini suka sekali dengan darah segar terutama darah bayi yang masih di dalam kandungan. Oleh karena itulah sering diceritakan leak sering terbang di malam hari kesana-kemari mencari mangsa, termasuk di berbagai kuburan. Penggambaran yang mengerikan ini tentu membuat sosok leak sangatlah mengerikan dan kalo dijadikan kaos akan menjadi kaos-kaos dengan tema black image.

Oleh karena itulah kami mencoba membuat kaos dengan gambar leak yang tidak mengerikan dengan menampilkan warna-warna cerah seperti warna stabilo. Dengan penggambaran yang cerah ini kami ingin menyelipkan pesan bahwa sejahat apapun seseorang kalo mau bertobat pasti akan menjadi cerah juga he he he. Cerita legenda seperti leak ini tersebar merata hampir di seluruh wilayah Indonesia walau beda-beda nama, jadi ini boleh dibilang sebagai sosial kultur yang diciptakan oleh nenek moyang kita sebagai pesan kepada kita semua.

Spesifikasi Kaos

  1. Bahan kaos katun combed 30S premium
  2. Size kaos
     
  3. Proses produksi 2-3 hari kerja
Contoh Produk



Write a review

Note: HTML is not translated!
    Bad           Good

Kaos Leak Yang Tidak Menyeramkan

  • Views: 604
  • Product Code: Kaos Budaya 02
  • Availability: 99
1 Product(s) Sold
  • Rp250,000

Available Options

Tags: Kaos leak stabilo full printable, kaos barong, barong bali, kaos barong ronita, kaos stabilo, kaos leak, bali, culture, budaya indonesia