Informasi Tentang Sablon Digital RONIta

Posted by Kaosronita 22/01/2020 1 Comment(s)

Sablon Digital adalah metode sablon yang tidak melalui proses pembuatan film dan tidak menggunakan screen untuk menghasilkan gambar atau design di media yang ingin kita sablon. Proses sablon digital secara umum adalah design atau gambar yang diolah di komputer akan dicutting / dicetak ke media transfer atau langsung ke media sablon kemudian di panasin sehingga terjadi pemindahan gambar/design ke media yang akan di sablon.

  1. Design di software design yang ada di komputer
  2. Cetak atau cutting ke media transfer jika masih menggunakan media transfer
  3. Cetak langsung ke media sablon jika sistemnya direct
  4. Press / Heating / Oven yang intinya untuk memfinishing hasil cetak poin 2 dan 3

Secara umum sablon digital dibagi sebagai berikut 

  1. Sablon Cutting Only, yaitu proses sablon mengandalkan bahan sejenis karet (heat transfer material) yang sudah ada warnanya (semacam sticker cutting dengan aneka warna) kemudian kita tinggal memotong bahan tersebut sesuai pola atau design dan press maka jadilah hasil sablon yang istimewa. Sablon metode ini juga bisa menghasilkan sablon banyak warna atau full color dengan sistem tumpuk dan adu manis, akan tetapi semakin banyak warna akan semakin rumit proses dan mahal biaya produksinya.

      
     
  2. Sablon Print Only, Sablon print only biasanya di dominasi sablon digital yang menggunakan tinta sublim, jadi kita tinggal cetak di kertas transfer khusus sublim secara mirror kemudian nanti kertas transfer plus cetakan itu di press ke media yang akan kita sablon. Disini tidak perlu proses cutting gambar atau design kerta transfernya karena nanti yang berpindah adalah hanya bagian yang ada cetakan atau tintanya saja. Sablon digital sublimasi ini merupakan sablon digital paling ngetrend saat ini karena metode ini bisa mencetak di berbagai dengan sangat mudah dan bagus hasilnya karena tinta menyatu dengan serat kainnya.
     
  3. Sablon Print & Cut, Sablon print & cut adalah sablon digital yang menggunakan bahan sejenis karet (heat transfer material printable) yang bisa dicetak dan dicutting sesuai bentuknya. Jika di sablon cutting only tadi menggunakan bahan sejenis karet yang sudah berwarna maka di metode ini biasanya warna heat transfernya adalah putih agar bisa di print sesuai gambar yang kita inginkan. Ciri khas utama sablon digital berbasis bahan heat transfer material adalah tidak terjadi perpindahan tinta seperti hal metode sublim, tetapi terjadi penempelan media heat transfer yang seperti karet beserta warna atau gambar yang sudah kita cetak. Karena sifatnya menempel itu maka sablon digital berbasis heat transfer material ini hanya cocok untuk design yang tidak ngeblok dalam ukuran besar, karena jika terlalu ngeblok dan ukurannya besar maka hasil sablon akan lebih terasa kaku dan kurang nyaman dipakai jika kita berbicara sablon kaos. Akan tetapi kalo berbicara sablon di media jaket, sweater, tas dan sebagainya maka hasil tebal malah terlihat lebih keren.

      
     
  4. Sablon Direct atau Print Langsung, Biasa disebut juga DTG atau DTF sob, DTG jika media sablonnya adalah produk gramen atau sudah jadi dalam bentuk produk seperti kaos polos, tas polos, jaket polos dan sebagainya. Makanya disebut DTG atau Direct Print to Garment, yaitu mencetak langsung ke media garment. Sedangkan DTF adalah Direct Print to Fabric yang artinya mencetak langsung ke kain yang masih dalam bentuk roll belum menjadi produk garment atau turunannya. Walau metodenya sama yaitu sama-sama langsung print tetapi mesinnya akan berbeda. Jika DTG mesinnya biasanya bersifat flatbed sedangkan DTF mesinnya bersifat roll to roll.

      

Itulah 4 pembagian sablon digital secara umum sob, tentunya seiring waktu akan muncul metode baru atau pengembangan metode lama sehingga akan keluar definisi baru yang lebih keren dan kompleks. Akan tetapi kita mulai saja belajar tentang sablon digital dari 4 metode yang sudah saya jelaskan di atas tadi ya. Bahkan untuk sublimasi saja, kami di kaos ronita belum menggunakannnya. Kami baru memakai metode cutting only, print & cut dan DTG, nah seperti apa pemakaian metode tersebut di ronita yuk kita ulas terus di bawah ini ya.

 

SABLON DIGITAL di RONIta

Sablon digital yang kita gunakan untuk memproduksi kaos ronita ada 3 sob, yaitu :

  1. Sablon Cutting Only
  2. Sablon Printable
  3. Sablon DTG atau Direct Print to Garment

Akan tetapi untuk membuat kaos ronita memiliki nilai lebih dan ciri khas yang khusus maka kita mengkombinasikan ketiga metode sablon tadi untuk menghasilkan kaos-kaos keren ronita.

 

1 Comment(s)

Suryo Wahono:
22/01/2020, 01:57:49 AM
Reply

Terimakasih om mencerahkan Artikelnya

Kaosronita Admin:
26/02/2020, 02:01:52 AM

sama sama om...

Leave a Comment